Benteng Kepercayaan: Mengapa Barcelona Enggan Berpaling dari Kounde dan Balde?

Kamis, 05 Februari 2026 | 11:06:54 WIB
Benteng Kepercayaan: Mengapa Barcelona Enggan Berpaling dari Kounde dan Balde?

JAKARTA - Di balik tajamnya lini serang dan tren positif yang tengah dinikmati raksasa Catalan, Barcelona masih menyimpan sebuah "lubang" yang kerap menjadi teka-teki bagi para kritikus: kerapuhan lini pertahanan. Kebocoran gol yang terjadi secara berulang musim ini seolah menjadi noda di tengah kegemilangan mereka di papan atas. Namun, alih-alih melakukan perombakan radikal, manajemen dan tim pelatih justru mengambil langkah berani dengan mempertebal tembok kepercayaan terhadap dua pilar utama di sektor bek sayap. Strategi ini bukan sekadar tentang mempertahankan pemain, melainkan upaya menjaga stabilitas tim saat mencari keseimbangan yang hilang di jantung pertahanan.

Problem Bek Tengah dan Beban di Sektor Sayap

Isu utama yang menghantui pertahanan Blaugrana sepanjang musim berjalan sebenarnya berpusat pada belum terbentuknya duet bek tengah yang benar-benar solid. Ketidakpastian di sektor jantung pertahanan ini secara otomatis memberikan beban ganda kepada para pemain yang beroperasi di sisi kanan dan kiri. Dalam kondisi yang serba sulit ini, peran bek sayap tidak hanya dituntut untuk menjadi motor serangan, tetapi juga menjadi penambal lubang saat lini tengah atau bek tengah melakukan kesalahan.

Situasi tersebut menempatkan Jules Kounde dan Alejandro Balde dalam sorotan tajam. Meski performa keduanya sempat mengalami grafik yang naik turun dalam beberapa pertandingan terakhir, staf pelatih di bawah kendali Hansi Flick tetap memandang mereka sebagai elemen yang tak tergantikan. Kepercayaan ini menjadi sinyal bahwa Barcelona lebih memilih melakukan perbaikan internal daripada mencari solusi instan melalui bursa transfer.

Simbiosis Kounde dan Lamine Yamal di Sisi Kanan

Dukungan penuh dari internal klub terhadap Jules Kounde bukan tanpa alasan yang kuat. Secara statistik, pemain internasional Prancis ini telah mencatatkan 34 penampilan di seluruh kompetisi musim ini dengan kontribusi tiga gol dan dua assist. Angka ini menunjukkan betapa krusialnya peran Kounde dalam mendukung transisi menyerang Barcelona.

Satu hal yang menjadi nilai plus utama adalah kerja sama efektifnya dengan wonderkid Lamine Yamal di sektor kanan. Sinergi antara keduanya sering kali menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan. Meski demikian, tim pelatih menyadari bahwa Kounde masih memiliki celah di aspek defensif. Kerapuhan dalam duel satu lawan satu dan penempatan posisi yang terkadang terlambat menjadi area yang kini tengah mendapatkan perhatian khusus dalam sesi latihan demi menutup titik lemah di sisi kanan pertahanan.

Harapan pada Kebangkitan Alejandro Balde di Sisi Kiri

Di sisi seberang, Alejandro Balde tetap menjadi tumpuan utama sebagai bek sayap kiri. Lulusan akademi La Masia ini telah mengantongi 29 pertandingan dengan torehan tiga assist sepanjang musim. Walaupun publik menilai Balde belum mencapai level konsistensi tertingginya, grafik performanya dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan tanda-tanda peningkatan yang signifikan.

Barcelona meyakini bahwa potensi perkembangan Balde masih sangat luas di bawah sistem permainan yang diterapkan saat ini. Kecepatan dan kemampuan overlap-nya dianggap sebagai aset jangka panjang yang sulit dicari penggantinya. Bagi klub, memberikan jaminan posisi utama kepada Balde adalah investasi kepercayaan untuk mengembalikan sang pemain ke performa puncaknya seperti musim-musim sebelumnya.

Potensi Perkembangan di Bawah Sistem Hansi Flick

Kepercayaan yang diberikan kepada duo bek sayap ini bukan hanya didasarkan pada kontribusi jangka panjang, tetapi juga pada kecocokan mereka dalam skema taktis Hansi Flick. Barcelona memandang bahwa masalah pertahanan yang dialami saat ini lebih bersifat kolektif daripada kesalahan individu semata. Dengan tetap mempercayai Kounde dan Balde, klub berharap koordinasi antar-lini dapat terbentuk lebih alami seiring berjalannya waktu.

Manajemen percaya bahwa kembalinya kapten tim seperti Ronald Araujo dan integrasi bek tengah lainnya secara perlahan akan membantu meringankan beban kerja Kounde dan Balde. Fokus klub saat ini adalah memberikan perlindungan mental bagi para bek sayapnya agar tetap percaya diri dalam menjalankan tugas ofensif sekaligus memperbaiki disiplin bertahan. Di tengah badai kritik, Barcelona memilih jalan loyalitas untuk membangun stabilitas yang mereka idamkan.

Terkini