Polda Bengkulu dan UNIB Gagas Pusat Studi Kepolisian Berbasis Riset

Selasa, 03 Februari 2026 | 13:39:31 WIB
Polda Bengkulu dan UNIB Gagas Pusat Studi Kepolisian Berbasis Riset

JAKARTA - Sebuah langkah progresif diambil oleh Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu dalam upaya mentransformasi institusi menuju Polri yang lebih presisi dan berbasis ilmu pengetahuan. Pada Senin, 2 Februari 2026, Wakapolda Bengkulu memimpin langsung inisiasi pembentukan Pusat Studi Kepolisian melalui kolaborasi strategis dengan Universitas Bengkulu (UNIB). Pertemuan ini menandai babak baru sinergi antara korps bayangkara dengan dunia akademisi untuk menciptakan standar keamanan masyarakat yang didasarkan pada kajian ilmiah mendalam.

Rapat koordinasi yang berlangsung di gedung rektorat Universitas Bengkulu ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan sebuah misi untuk mengintegrasikan pengalaman lapangan kepolisian dengan metodologi riset perguruan tinggi. Melalui wadah ini, diharapkan setiap kebijakan kepolisian di masa depan memiliki landasan teoritis dan empiris yang kuat.

Sinergi Strategis Pimpinan Polda dan Rektorat

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 14.00 WIB ini mempertemukan dua pucuk pimpinan dari masing-masing instansi. Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bengkulu, Brigjen Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.Si., bertatap muka langsung dengan Rektor Universitas Bengkulu (UNIB), Dr. Indra Cahyadinata, SP, M.Si., guna membahas draf pendirian pusat studi tersebut.

Kehadiran Brigjen Pol. Dicky Sondani tidak sendirian. Ia didampingi oleh barisan Pejabat Utama (PJU) Polda Bengkulu yang memiliki peran krusial dalam struktur organisasi, di antaranya Karo Ops, Karo SDM, Dirbinmas, serta Kabid Humas Polda Bengkulu. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan Polda dalam menggarap aspek operasional, sumber daya manusia, hingga pola komunikasi publik melalui kajian akademik.

Di sisi lain, pihak kampus juga menurunkan jajaran terbaiknya. Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Rektor UNIB, Dekan Fakultas Hukum, serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIB. Keterlibatan Fakultas Hukum dan LPPM menjadi sinyal bahwa Pusat Studi Kepolisian ini akan fokus pada penguatan aspek legalitas serta pengabdian riil kepada warga Bengkulu.

Peningkatan Kualitas SDM Melalui Pendekatan Ilmiah

Dalam forum tersebut, Wakapolda Bengkulu menekankan bahwa tantangan keamanan di era modern tidak lagi bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan konvensional. Dibutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Polri yang melek terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pembentukan Pusat Studi Kepolisian ini diproyeksikan menjadi laboratorium pemikiran di mana isu-isu kamtibmas dibedah secara akademis. Wakapolda berharap kerja sama ini menjadi pintu masuk bagi personel Polri untuk terus belajar dan mengembangkan diri di lingkungan kampus.

“Pembentukan Pusat Studi Kepolisian ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri melalui pendekatan ilmiah dan kerja sama dengan perguruan tinggi,” ujar Wakapolda Bengkulu dalam pemaparannya.

Dukungan Akademik untuk Transformasi Kepolisian

Rencana besar ini mendapatkan respons positif dari pihak universitas. Sebagai institusi pendidikan tinggi terbesar di provinsi ini, UNIB memandang pembentukan pusat studi ini sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

Rektor UNIB menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan tenaga ahli serta peneliti yang ada di kampus guna mendukung program-program kepolisian. Bagi UNIB, kontribusi ini merupakan wujud nyata pelayanan kampus dalam membantu menciptakan stabilitas keamanan di wilayah Bengkulu melalui perspektif ilmu pengetahuan.

Dukungan dari Rektorat UNIB ini memastikan bahwa pusat studi tersebut nantinya akan memiliki kurikulum kajian yang relevan, mulai dari sosiologi kriminal, perlindungan hukum, hingga manajemen keamanan publik yang modern.

Visi Kolaborasi Berkelanjutan di Masa Depan

Hasil dari rapat ini diharapkan tidak berhenti pada tataran diskusi. Target jangka panjang dari kolaborasi antara Polda Bengkulu dan UNIB adalah terciptanya kemitraan berkelanjutan yang mencakup berbagai bidang, terutama riset strategis yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kepolisian di lapangan.

Melalui pusat studi ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk rutin menggelar seminar, publikasi jurnal, hingga program pelatihan bersama. Fokus utamanya adalah bagaimana hasil penelitian yang dilakukan di UNIB dapat diaplikasikan langsung oleh Polda Bengkulu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kerja sama ini juga diharapkan mampu menjadi jembatan bagi masyarakat untuk lebih memahami peran kepolisian melalui edukasi yang difasilitasi oleh pihak universitas. Dengan bersatunya instansi penegak hukum dan lembaga pendidikan, masa depan keamanan di Bengkulu diprediksi akan lebih terukur, transparan, dan humanis.

Inisiasi Pusat Studi Kepolisian ini menjadi bukti bahwa Polda Bengkulu siap membuka diri terhadap kritik dan masukan akademis demi memberikan pelayanan terbaik bagi Bumi Rafflesia.

Terkini