Ujian Mentalitas Arsenal: Ancaman City dan Villa di Puncak Liga

Jumat, 30 Januari 2026 | 13:55:51 WIB
Ujian Mentalitas Arsenal: Ancaman City dan Villa di Puncak Liga

JAKARTA - Panggung Liga Primer Inggris musim 2025/2026 kini tengah memasuki periode yang menguji ketahanan psikologis para penghuninya. Sorotan tajam tertuju pada sang pemuncak klasemen yang mulai merasakan panasnya persaingan saat jarak poin dengan para pengejar semakin merapat. Pertanyaan besar kini mencuat di kalangan pengamat: apakah kematangan taktik mampu berjalan selaras dengan kekuatan mental di tengah jadwal yang kian padat, ataukah sejarah kegagalan di momen krusial akan kembali berulang bagi tim asal London Utara tersebut?

Arsenal memasuki fase krusial Liga Primer Inggris dengan tekanan yang semakin besar. Meski masih memimpin klasemen, keunggulan The Gunners mulai tergerus setelah rangkaian hasil kurang meyakinkan dalam beberapa pekan terakhir. Momentum yang semula begitu kokoh kini perlahan goyah akibat kehilangan poin-poin penting yang seharusnya bisa diamankan.

Sinyal Waspada di Balik Kekalahan dari Manchester United

Kerapuhan lini pertahanan menjadi sorotan setelah rentetan hasil minor membayangi armada Mikel Arteta. Kekalahan dramatis 2-3 di kandang dari Manchester United pada akhir pekan lalu menjadi sinyal peringatan bagi tim asuhan Mikel Arteta. Hasil tersebut menyusul dua laga sebelumnya yang hanya berakhir imbang melawan Nottingham Forest dan Liverpool, sehingga membuka peluang bagi para pesaing untuk mendekat secara signifikan di tabel klasemen.

Manchester City dan Aston Villa kini berada dalam jarak yang semakin tipis dari Arsenal. Situasi ini memunculkan kembali keraguan lama, apakah Arsenal mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim atau justru kembali tergelincir pada momen penentuan, seperti yang kerap terjadi dalam beberapa musim terakhir. Pertaruhan reputasi Arteta kini ada pada kemampuannya membangkitkan moral pemain di tengah hantaman kritik.

Tantangan Berat di Elland Road dan Rekor Tandang

Ujian berikutnya bagi sang pemimpin klasemen akan tersaji di markas Leeds United yang dikenal angker bagi tim tamu. Arsenal akan melanjutkan perjuangan mereka dengan bertandang ke Elland Road untuk menghadapi Leeds United. Leeds tampil cukup solid di kandang musim ini. Meski berada di peringkat ke-16, mereka hanya dua kali kalah di Elland Road dan tengah menikmati rekor lima laga kandang tanpa kekalahan.

Sebaliknya, Arsenal datang dengan catatan tiga pertandingan liga tanpa kemenangan. Rekor tandang The Gunners memang relatif baik, namun hanya dua kemenangan yang diraih dari enam laga tandang terakhir di Liga Primer. Dengan jarak poin yang semakin menipis, Arteta dituntut memastikan timnya tidak lagi kehilangan angka guna menghindari kudeta dari rival terdekat.

Pandangan Ilkay Gundogan: Momentum Beralih ke Manchester City

Kondisi limbung yang dialami Arsenal turut memicu komentar dari mantan pilar Manchester City yang kini berkarier di Turki. Mantan gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan, menilai momentum kini berada di tangan tim asuhan Pep Guardiola. Gundogan, yang kini memperkuat Galatasaray, menyebut City sebagai kandidat kuat untuk merebut puncak klasemen dari Arsenal.

“City punya momentum, dan pengalaman menunjukkan bahwa ketika mereka sudah berada dalam ritme itu, sangat sulit menghentikannya,” ujar Gundogan. Ia menilai City memiliki kemampuan untuk meraih rentetan kemenangan panjang di fase penentuan musim, sebuah atribut yang seringkali tidak dimiliki oleh tim pesaing lainnya saat memasuki bulan-bulan terakhir kompetisi.

Amunisi Baru Guardiola dan Kebangkitan Erling Haaland

Manchester City yang berada di posisi kedua, sejajar poinnya dengan Aston Villa di peringkat ketiga, akan menghadapi Tottenham Hotspur pada Ahad (waktu setempat). Guardiola tentu berharap Arsenal terpeleset di Elland Road untuk membuka peluang merebut puncak klasemen. Kedalaman skuad City pun semakin menakutkan dengan suntikan tenaga baru dari bursa transfer Januari.

City mendapat dorongan tambahan dengan kedatangan Antoine Semenyo dan Marc Guehi pada bursa transfer Januari. Kabar baik lainnya datang dari Erling Haaland yang akhirnya mengakhiri puasa golnya dari permainan terbuka setelah mencetak gol pada pertengahan pekan. Di sisi lain, calon lawan mereka, Tottenham Hotspur, tengah berada dalam periode sulit. Spurs terpuruk di peringkat ke-14 dan belum meraih kemenangan liga sejak akhir Desember.

Persaingan Panas Zona Eropa: Liverpool dan Manchester United

Di luar perburuan gelar juara, persaingan zona Liga Champions juga berlangsung ketat dan tidak kalah menarik untuk diikuti. Liverpool akan menjamu Newcastle United di Anfield, Sabtu, dalam laga krusial bagi ambisi kedua tim. Liverpool asuhan Arne Slot berupaya bangkit setelah kekalahan 2-3 dari Bournemouth yang memutus rekor 13 laga tanpa kekalahan mereka di semua kompetisi. Kemenangan telak 6-0 atas Qarabag di Liga Champions menjadi suntikan kepercayaan diri, meski Slot menegaskan timnya harus tampil konsisten di Liga Primer.

Sementara itu, tren positif justru tengah memayungi kubu Setan Merah yang kini merangkak naik. Manchester United, yang kini berada di posisi keempat, akan menjamu Fulham di Old Trafford. Di bawah asuhan pelatih sementara Michael Carrick, Setan Merah tampil impresif dengan kemenangan beruntun atas Manchester City dan Arsenal, serta berpeluang memperpanjang rekor tak terbendung mereka di liga nasional. Hasil-hasil ini semakin menegaskan bahwa sisa musim 2025/2026 akan menjadi salah satu musim paling kompetitif dalam sejarah Liga Primer.

Terkini