JAKARTA - Perkembangan teknologi finansial telah mengubah cara masyarakat dalam mengelola keuangan, khususnya pada generasi muda.
PT Bank Jago Tbk (ARTO) berhasil mencatat pertumbuhan signifikan pada fitur Kantong Bersama yang tersedia di aplikasi Jago dan Jago Syariah.
Hingga akhir Desember 2025, jumlah Kantong Bersama yang dibuat pengguna mengalami peningkatan sebesar 87% secara tahunan (year on year/YoY). Hal ini menegaskan tren kuat di mana Gen Z dan milenial menjadi pengguna utama dalam fitur pengelolaan keuangan bersama tersebut.
Fenomena ini bukan hanya soal angka, melainkan juga menunjukkan bagaimana generasi muda kini semakin pintar dan terencana dalam mengelola keuangan mereka, menggunakan teknologi sebagai alat untuk berkolaborasi dan berbagi tujuan finansial.
Dominasi Gen Z dan Milenial dalam Penggunaan Kantong Bersama
Fikri Tegar Devaas Sulistiyaji, Head of Customer Research & Experience Bank Jago, menjelaskan bahwa fitur Kantong Bersama didominasi oleh generasi muda dengan rentang usia 20-34 tahun.
Dari keseluruhan pengguna Kantong Bersama, sebanyak 85% merupakan Gen Z dan milenial. Distribusi pengguna berdasarkan usia menunjukkan 25% berada di rentang 20-24 tahun, 41% di 25-29 tahun, dan 20% di 30-34 tahun.
Dominasi ini mengindikasikan bahwa kaum muda tidak hanya mengandalkan pengelolaan keuangan secara individual, tapi juga mulai memanfaatkan fitur kolaboratif untuk memenuhi kebutuhan finansial bersama.
Kantong Bersama digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari dana darurat, kebutuhan sehari-hari, hingga biaya rumah tangga. Dengan fitur ini, pengguna dapat lebih mudah mengorganisir dan mengalokasikan dana sesuai peruntukan yang jelas.
Kantong Arisan: Fitur Kolaboratif dengan Sentuhan Sosial
Salah satu fitur unggulan dari Kantong Bersama adalah Kantong Arisan, yang secara khusus dirancang untuk memfasilitasi arisan digital dengan mekanisme iuran terjadwal dan kocok otomatis.
Dana yang terkumpul hanya bisa dicairkan oleh pemenang sesuai giliran yang telah diatur secara digital, memberikan keamanan dan transparansi bagi seluruh peserta.
Kantong Arisan ini menarik banyak komunitas, mulai dari lingkup keluarga, ibu rumah tangga, alumni, hingga pekerja. Hal ini membuktikan bahwa Kantong Arisan tidak hanya berfungsi sebagai alat pengelolaan keuangan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan sosial dan membangun komunitas.
Penggunaan Kantong Arisan yang meningkat signifikan sepanjang 2025 dengan pertumbuhan nominal sebesar 69% YoY memperkuat posisi fitur ini dalam kehidupan masyarakat modern.
Seperti halnya Kantong Bersama secara umum, Kantong Arisan didominasi oleh pengguna generasi Z dan milenial sebesar 85%, dengan rincian usia 20-24 tahun sebanyak 29%, usia 25-29 tahun sebesar 40%, dan usia 30-34 tahun sebesar 16%.
Lonjakan Penggunaan Aplikasi Jago dalam Pengelolaan Keuangan
Selain pertumbuhan fitur Kantong Bersama dan Kantong Arisan, aplikasi Jago secara keseluruhan mencatatkan angka yang impresif. Hingga akhir tahun 2025, hampir 40 juta Kantong telah dibuat oleh nasabah aplikasi ini.
Setiap tahunnya, sekitar 9,5 juta Kantong baru tercipta, menandakan peningkatan adopsi yang pesat dari layanan digital Bank Jago.
Angka ini memperlihatkan bahwa masyarakat, terutama generasi muda, semakin percaya dan nyaman menggunakan aplikasi Jago untuk kebutuhan pengelolaan keuangan mereka.
Fleksibilitas dan kemudahan yang ditawarkan aplikasi ini membuat pengguna dapat mengatur keuangan secara lebih terorganisir, efisien, dan sesuai kebutuhan bersama.
Bank Jago dan Transformasi Pengelolaan Keuangan Digital
Kesuksesan fitur Kantong Bersama Bank Jago merupakan bukti nyata bagaimana inovasi teknologi mampu mengakomodasi kebutuhan finansial masyarakat modern.
Dengan dominasi pengguna generasi Z dan milenial, Bank Jago telah berhasil memahami karakteristik dan kebiasaan finansial segmen pasar yang sangat penting ini.
Penggunaan fitur Kantong Bersama tidak hanya soal kemudahan dalam mengelola uang, tetapi juga mencerminkan bagaimana teknologi mampu menghubungkan individu dalam satu tujuan finansial bersama secara transparan dan aman.
Pengelolaan keuangan bersama ini pun menunjukkan pendekatan yang lebih terstruktur dan disiplin, terutama bagi generasi muda yang ingin mengoptimalkan keuangannya secara kolektif.
Melihat pertumbuhan pengguna dan keberhasilan fitur ini, tidak mengherankan jika Bank Jago semakin mengukuhkan posisinya sebagai pelopor digital banking yang berorientasi pada kebutuhan pengguna milenial dan Gen Z.
Masa Depan Pengelolaan Keuangan Ada di Digital
Dominasi generasi Z dan milenial dalam penggunaan Kantong Bersama Bank Jago menunjukkan tren pergeseran signifikan dalam pengelolaan keuangan. Fitur digital yang memudahkan kolaborasi dan perencanaan keuangan ini semakin diminati dan menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda.
Bank Jago melalui fitur Kantong Bersama dan Kantong Arisan telah menjawab kebutuhan tersebut dengan solusi inovatif yang tidak hanya sekadar pengelolaan dana, tetapi juga membangun komunitas dan hubungan sosial yang erat. Hal ini membuka peluang besar bagi pengembangan fitur dan layanan digital banking di masa depan.
Dengan semakin tingginya angka adopsi dan pertumbuhan pengguna, Bank Jago diperkirakan akan terus berinovasi dan memperluas fitur untuk mendukung kebutuhan finansial generasi digital ke depan, memberikan kemudahan dan kepercayaan dalam mengelola keuangan secara bersama-sama.