Avia Avian Siap Operasikan Pabrik Baru Cirebon, Peta Industri Cat Berubah

Rabu, 21 Januari 2026 | 10:54:51 WIB
Avia Avian Siap Operasikan Pabrik Baru Cirebon, Peta Industri Cat Berubah

JAKARTA - Langkah ekspansi PT Avia Avian Tbk (AVIA) memasuki fase penting pada 2026. 

Emiten cat bangunan milik pengusaha Hermanto Tanoko ini bersiap mengoperasikan fasilitas produksi baru berskala besar di Cirebon, Jawa Barat, yang diproyeksikan menjadi motor pertumbuhan volume penjualan sekaligus memperkuat dominasi Avian Brands di pasar cat nasional.

Pabrik baru tersebut bukan sekadar penambahan kapasitas, tetapi bagian dari strategi jangka menengah hingga panjang AVIA untuk menjaga efisiensi produksi, konsistensi kualitas, serta daya saing di tengah ketatnya persaingan industri cat bangunan.

Pabrik Cirebon Jadi Kunci Ekspansi 2026

AVIA menargetkan pabrik cat baru di Cirebon mulai beroperasi pada pertengahan 2026. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menopang pertumbuhan bisnis perseroan dalam beberapa tahun ke depan, seiring meningkatnya kebutuhan pasar terhadap produk cat tembok dan produk turunan lainnya.

Fasilitas produksi tersebut dirancang dengan skala besar dan teknologi modern, sehingga mampu mendukung strategi pertumbuhan AVIA yang berkelanjutan. Pabrik Cirebon juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat basis manufaktur domestik dan menjaga keandalan pasokan produk ke seluruh wilayah Indonesia.

Capex Rp750 Miliar untuk Perkuat Manufaktur

Pembangunan pabrik di Cirebon menelan belanja modal (capital expenditure/capex) yang tidak kecil. Total anggaran capex yang disiapkan AVIA untuk proyek ini mencapai Rp750 miliar hingga 2026.

Dari total tersebut, sekitar Rp440 miliar telah direalisasikan secara bertahap sejak 2019 hingga kuartal III 2025. Realisasi investasi ini mencerminkan keseriusan manajemen dalam mempersiapkan fondasi produksi jangka panjang, sekaligus menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kesehatan keuangan perusahaan.

Dengan investasi yang telah berjalan selama beberapa tahun, pabrik Cirebon diharapkan dapat langsung memberikan kontribusi signifikan setelah resmi beroperasi.

Kapasitas Produksi Bertahap hingga 200.000 Ton

Head of Investor Relations AVIA, Andreas Timothy, menjelaskan bahwa pabrik Cirebon dirancang memiliki total kapasitas produksi hingga 200.000 metrik ton untuk dua shift kerja.

Namun, pada tahap awal operasional, manajemen akan menjalankan pabrik tersebut secara bertahap. Kapasitas produksi awal ditargetkan berada di kisaran 80.000 hingga 100.000 metrik ton terlebih dahulu, seiring dengan penyesuaian permintaan pasar dan optimalisasi proses produksi.

Andreas menyampaikan bahwa pabrik ini akan menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan volume penjualan AVIA, khususnya pada segmen cat tembok yang menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan.

Selain itu, fasilitas baru ini juga berperan penting dalam menjaga efisiensi produksi dan konsistensi kualitas produk, dua aspek krusial dalam mempertahankan loyalitas pelanggan dan posisi merek di pasar.

Ekspansi Distribusi Perkuat Jangkauan Nasional

Tidak hanya berfokus pada sisi manufaktur, AVIA juga terus memperluas dan memperkuat jaringan distribusinya di seluruh Indonesia. Strategi ini dilakukan untuk memastikan produk dapat menjangkau pasar dengan lebih cepat dan merata, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

"Selain ekspansi dari sisi manufaktur, AVIA juga terus memperluas dan memperkuat jaringan pusat distribusi guna memberikan layanan yang semakin unggul kepada pelanggan serta memperdalam penetrasi pasar di berbagai wilayah," kata Andreas.

Hingga saat ini, Avian Brands telah memiliki 146 pusat distribusi milik sendiri yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Jaringan tersebut juga diperkuat oleh 38 pusat distribusi pihak ketiga, yang membantu memperluas jangkauan distribusi ke wilayah-wilayah strategis.

Baru-baru ini, AVIA kembali menambah dua pusat distribusi baru milik sendiri. Langkah ini semakin memperkokoh infrastruktur logistik nasional perusahaan, sekaligus meningkatkan fleksibilitas dan kecepatan pengiriman produk ke pelanggan.

Dampak ke Pasar Cat Nasional

Dengan kombinasi pabrik baru berkapasitas besar dan jaringan distribusi yang semakin solid, AVIA dinilai berada pada posisi strategis untuk mempertahankan dominasinya di industri cat bangunan nasional.

Andreas menyebutkan bahwa dengan kapabilitas logistik yang kuat dan terintegrasi, Avian Brands mampu memberikan layanan distribusi yang andal kepada lebih dari 60.000 toko bahan bangunan di seluruh Indonesia.

Keberadaan pabrik Cirebon diperkirakan tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga berpotensi mengubah peta persaingan pasar cat. Efisiensi produksi yang lebih baik dan jangkauan distribusi yang luas memungkinkan AVIA merespons kebutuhan pasar dengan lebih cepat, sekaligus menjaga stabilitas pasokan di berbagai daerah.

Dengan strategi ekspansi manufaktur dan distribusi yang berjalan beriringan, AVIA optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan pada 2026 dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin industri cat di Indonesia.

Terkini