JAKARTA -PT Kencana Energi Lestari Tbk. (KEEN), melalui anak usahanya PT Energi Surya Halmahera, berhasil mengamankan kontrak baru untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tobelo.
Nilai kontrak tersebut sebesar US$25 juta atau setara Rp423,37 miliar, berdasarkan kurs Rp16.935 per dolar AS. Kesepakatan ini menandai langkah strategis KEEN dalam memperluas portofolio energi terbarukannya sekaligus memperkuat posisi perseroan di industri pembangkit listrik nasional.
Diana Limardi, Sekretaris Perusahaan KEEN, menjelaskan bahwa kontrak ini diperoleh melalui anak usaha perseroan dan merupakan bagian dari komitmen KEEN untuk meningkatkan kapasitas energi bersih di Indonesia.
Proyek PLTS Tobelo mencerminkan fokus perusahaan pada inovasi teknologi energi terbarukan, terutama pemanfaatan tenaga surya yang ramah lingkungan.
Detail Proyek PLTS Tobelo
PLTS Tobelo akan dibangun dengan kapasitas 10 megawatt (MW) dan dilengkapi baterai penyimpanan berkapasitas 8,4 MWh. Sistem ini memungkinkan penyimpanan energi yang dihasilkan agar dapat digunakan secara efisien, termasuk pada saat permintaan listrik tinggi atau ketika intensitas sinar matahari rendah.
Diana menambahkan, PT Energi Surya Halmahera akan menjual listrik yang dihasilkan PLTS Tobelo kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN. Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) ini berlaku selama 20 tahun sejak pembangkit mulai beroperasi, memberikan kepastian jangka panjang bagi pendapatan KEEN.
“Nilai kontrak kurang lebih US$25 juta,” ungkap Diana. Pernyataan ini menegaskan besarnya investasi yang ditanamkan KEEN untuk memperluas kapasitas produksi listrik terbarukan.
Dampak Positif pada Operasional KEEN
Perolehan kontrak ini membawa efek yang signifikan terhadap operasional perusahaan. Dengan dimulainya konstruksi PLTS Tobelo pada tahun 2026, KEEN menargetkan agar pembangkit dapat mulai beroperasional secara komersial pada kuartal I 2027.
Keberadaan PLTS Tobelo akan meningkatkan kapasitas terpasang KEEN dan menambah jumlah energi terbarukan yang diproduksi, memperkuat posisi perseroan di pasar energi bersih.
Selain itu, proyek ini juga meningkatkan reputasi KEEN sebagai pengembang pembangkit listrik yang fokus pada keberlanjutan. Energi terbarukan menjadi kunci dalam strategi pemerintah untuk mencapai target energi bersih nasional, dan KEEN tampaknya menempatkan diri di garis depan upaya tersebut.
Kontribusi Terhadap Keuangan Perusahaan
Diana menekankan bahwa proyek ini tidak hanya strategis dari sisi operasional, tetapi juga membawa dampak positif bagi kondisi keuangan KEEN.
Selama masa konstruksi PLTS Tobelo, perseroan memproyeksikan pendapatan konstruksi sebesar sekitar US$13,8 juta. Setelah beroperasi secara komersial, PLTS Tobelo diperkirakan akan menghasilkan tambahan pendapatan sekitar US$1,6 juta per tahun dari penjualan listrik ke PLN.
Pendapatan berkelanjutan ini diharapkan memberikan kestabilan keuangan dan mendukung pertumbuhan KEEN di sektor energi terbarukan.
Selain itu, proyek ini memperlihatkan kemampuan KEEN dalam mengelola proyek besar dengan komitmen jangka panjang kepada mitra strategis, termasuk PLN.
Peran Anak Usaha dalam Strategi KEEN
PT Energi Surya Halmahera memainkan peran sentral dalam kesuksesan proyek ini. Anak usaha KEEN tersebut bertindak sebagai pengelola utama pembangunan, pengoperasian, dan penjualan listrik dari PLTS Tobelo.
Struktur ini memungkinkan KEEN fokus pada pengembangan bisnis secara lebih luas, sementara Energi Surya Halmahera mengeksekusi proyek teknis dengan efisiensi tinggi.
Dukungan dari anak usaha ini juga memperlihatkan strategi KEEN dalam mengoptimalkan kolaborasi internal untuk memperluas jangkauan energi terbarukan, sekaligus mengurangi risiko operasional yang mungkin muncul jika seluruh proyek dikelola oleh induk perusahaan secara langsung.
Tinjauan Masa Depan Energi Terbarukan KEEN
Dengan PLTS Tobelo, KEEN tidak hanya menambah kapasitas produksi, tetapi juga menegaskan posisi perusahaan sebagai pemain kunci dalam transisi energi bersih Indonesia. Proyek ini menjadi salah satu dari beberapa upaya KEEN untuk meningkatkan porsi energi terbarukan dalam portofolionya.
Selain manfaat finansial dan operasional, keberhasilan proyek ini juga dapat menjadi model bagi pengembangan PLTS lainnya di wilayah Indonesia timur.
Keberlanjutan proyek, termasuk pemeliharaan baterai penyimpanan dan pengelolaan energi, akan menjadi tolok ukur penting bagi reputasi KEEN di sektor energi hijau.
Perolehan kontrak PLTS Tobelo oleh KEEN menegaskan komitmen perseroan dalam memperkuat energi terbarukan Indonesia.
Proyek senilai Rp423,37 miliar ini tidak hanya menambah kapasitas produksi listrik, tetapi juga memperkuat kinerja keuangan dan posisi strategis KEEN di pasar energi bersih.
Dengan peran sentral anak usaha PT Energi Surya Halmahera, KEEN siap menghadapi tantangan transisi energi dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan energi ramah lingkungan di Indonesia.