JAKARTA - Banyak orang menganggap melepas riasan mata sebelum tidur sebagai hal sepele, terutama setelah menjalani hari yang panjang dan melelahkan.
Maskara yang dibiarkan menempel semalaman sering kali dianggap tidak berbahaya. Namun, kebiasaan ini ternyata dapat membawa risiko serius bagi kesehatan mata jika dilakukan berulang kali.
Dokter mata bersertifikat di Kota New York, Dr. Jennifer Tsai, mengungkapkan bahwa maskara yang tidak dibersihkan sebelum tidur dapat meninggalkan partikel-partikel kecil yang menumpuk di area sensitif mata. Perempuan yang memiliki spesialisasi dalam perawatan mata kering, estetika okular, dan terapi regeneratif mata tersebut menjelaskan bahwa sisa maskara dapat menyebabkan iritasi hingga gangguan pada kornea.
Dalam siaran Hindustan Times pada Jumat, 18 Januari 2026 waktu setempat, Dr. Tsai memaparkan bahwa dampak dari kebiasaan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga bisa menimbulkan masalah mata dalam jangka panjang.
Sisa Maskara Bisa Menumpuk di Bawah Kelopak Mata
Menurut Dr. Tsai, salah satu risiko utama dari tidak menghapus maskara sebelum tidur adalah menumpuknya serpihan kecil kosmetik di bawah kelopak mata. Partikel maskara yang mengering dapat tertinggal dan tidak sepenuhnya hilang hanya dengan berkedip atau membersihkan wajah secara sekilas.
Ia menjelaskan bahwa partikel-partikel kecil tersebut dapat mengendap dan membentuk struktur keras di area bawah kelopak mata. Seiring waktu, endapan ini bisa semakin bertambah, terutama jika kebiasaan tidak membersihkan riasan mata dilakukan terus-menerus.
Kondisi ini sering kali tidak langsung disadari oleh pengguna, karena gejalanya bisa muncul secara perlahan. Awalnya mungkin hanya terasa tidak nyaman, tetapi dalam jangka panjang dapat menimbulkan iritasi yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Endapan Maskara Dapat Membentuk Nodul yang Mengiritasi Kornea
Dr. Tsai menjelaskan bahwa partikel maskara yang mengering dan menumpuk dapat berubah menjadi endapan keras yang dikenal sebagai konkresi. Endapan ini dapat membentuk benjolan atau nodul kecil di bawah konjungtiva dan kelopak mata atas.
"Ini adalah konkresi kecil, pada dasarnya partikel maskara berpigmen yang menggulung dan mengendap di bawah konjungtiva dan kelopak mata atas. Menyebabkan benjolan atau nodul keras ini, sehingga saat Anda berkedip, akan mengiritasi kornea karena menggores permukaannya," kata Tsai melalui video yang diunggah di Instagram pada Kamis (15/1) lalu.
Iritasi ini terjadi karena benjolan keras tersebut bergesekan langsung dengan permukaan kornea setiap kali seseorang berkedip. Jika dibiarkan, gesekan berulang dapat memicu rasa perih, mata merah, hingga gangguan penglihatan sementara.
Risiko Bertambah Jika Maskara Tidak Dibersihkan Secara Menyeluruh
Dr. Tsai menekankan bahwa risiko tersebut meningkat ketika maskara tidak dibersihkan dengan benar sebelum tidur. Partikel maskara kecil yang mengering cenderung menempel di bawah kelopak mata dan sulit hilang jika pembersihan dilakukan secara terburu-buru.
Menurutnya, kebiasaan langsung tidur tanpa membersihkan riasan mata membuat partikel kosmetik memiliki waktu lebih lama untuk mengendap dan mengeras. Dalam jangka panjang, hal ini dapat memicu masalah mata yang memerlukan penanganan medis.
Karena itu, membersihkan riasan mata tidak hanya berfungsi untuk menjaga kebersihan wajah, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan mata secara keseluruhan.
Anjuran Dokter: Bersihkan Bulu Mata dengan Cara yang Tepat
Sebagai langkah pencegahan, Dr. Tsai menganjurkan agar pengguna selalu membersihkan semua riasan, khususnya riasan mata, sebelum tidur. Ia menyarankan agar bulu mata dibersihkan secara menyeluruh dan tidak hanya sekali usap.
Ia merekomendasikan untuk membersihkan bulu mata sebanyak dua kali guna memastikan tidak ada sisa maskara yang tertinggal. Selain itu, pemilihan jenis maskara juga berperan penting dalam memudahkan proses pembersihan.
"Bersihkan bulu mata anda dua kali. Pastikan anda memilih maskara yang tidak tahan air dan jika Anda memilih untuk memakai maskara, maskara tubing telah menjadi alternatif populer karena membentuk tabung-tabung kecil di sekitar bulu mata, bukan lapisan basah, sehingga lebih mudah dibersihkan," kata Tsai.
Maskara non-tahan air dinilai lebih mudah dibersihkan secara menyeluruh dibandingkan maskara waterproof yang cenderung meninggalkan residu. Sementara itu, maskara tubing menjadi pilihan alternatif karena formulanya tidak melapisi bulu mata secara basah, sehingga lebih mudah dilepas tanpa meninggalkan serpihan.
Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Mata
Membersihkan maskara sebelum tidur mungkin terlihat sebagai kebiasaan kecil, tetapi dampaknya sangat besar bagi kesehatan mata. Dengan meluangkan waktu beberapa menit untuk membersihkan riasan secara menyeluruh, risiko iritasi, pembentukan nodul, dan gangguan kornea dapat diminimalkan.
Penjelasan Dr. Tsai menjadi pengingat bahwa perawatan mata tidak hanya terbatas pada penggunaan obat atau pemeriksaan rutin, tetapi juga dimulai dari kebiasaan harian yang sederhana. Menjaga kebersihan riasan mata sebelum tidur merupakan langkah penting untuk melindungi mata dari dampak buruk kosmetik yang sering kali tidak disadari.