Ketersediaan Stok Beras Aceh Dijaga Optimal Menjelang Ramadan

Senin, 19 Januari 2026 | 11:31:40 WIB
Ketersediaan Stok Beras Aceh Dijaga Optimal Menjelang Ramadan

JAKARTA - Menjelang Bulan Suci Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Perum BULOG Aceh menegaskan bahwa ketersediaan stok beras di wilayah Aceh dalam kondisi aman.

Strategi pengelolaan cadangan beras ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, baik untuk konsumsi sehari-hari, bantuan pangan, maupun penanggulangan bencana.

Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG Aceh mencapai 62.820 ton, tersebar di seluruh gudang dan kantor cabang. Tidak hanya beras, BULOG Aceh juga mengelola 191.428 liter minyak goreng, sehingga dukungan terhadap kebutuhan pangan pokok masyarakat tetap optimal.

Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal, menyampaikan bahwa ketersediaan stok yang melimpah menjadi fondasi kuat bagi BULOG Aceh dalam menjalankan berbagai penugasan pemerintah.

“Ketersediaan stok yang sangat berlimpah ini memungkinkan BULOG Aceh melaksanakan stabilisasi pasokan dan harga, bantuan pangan, hingga penyaluran bantuan tanggap darurat bencana, tanpa mengganggu kesiapan pasokan menjelang periode konsumsi tinggi menjelang Tradisi Megang masyarakat Aceh, Bulan Suci Ramadan dan Idulfitri 1447 H,” ujar Rizal.

Realisasi Penyaluran Bantuan Pangan

Hingga pertengahan Januari 2026, penyaluran bantuan pangan dan CBP di Aceh berjalan lancar. Rizal menyebut, total realisasi CBP untuk bencana mencapai 14.435 ton, sementara penyaluran Bantuan Pangan Beras (BPB) tercatat 9.980 ton. Tingkat realisasi di berbagai kabupaten dan kota mendekati 100%, menunjukkan efektivitas distribusi BULOG Aceh.

“Total realisasi CBP bencana mencapai 14.435 ton, sementara penyaluran Bantuan Pangan Beras tercatat sebesar 9.980 ton, dengan tingkat realisasi di berbagai kabupaten/kota mendekati bahkan mencapai 100%. Hal ini menunjukkan bahwa penyaluran berjalan efektif secara keseluruhan,” ujar Rizal.

Efisiensi distribusi ini menjadi indikator kesiapan BULOG Aceh dalam menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri.

Kesiapan Stok di Wilayah Terdampak Bencana

BULOG Aceh juga memastikan stok beras aman di wilayah yang rawan terdampak bencana. Sebagai contoh, di Takengon, per 17 Januari 2026, estimasi stok fisik beras tercatat sekitar 280 ton. 

Untuk memperkuat ketersediaan, BULOG Aceh mengirim tambahan 5.000 ton beras dari Gudang Cabang Lhokseumawe hingga akhir Januari 2026, guna menutupi kebutuhan Kabupaten Takengon dan Kabupaten Bener Meriah.

“Dengan langkah-langkah tersebut, stok di Cabang Takengon dipastikan akan segera terisi secara optimal, sehingga mampu mendukung kebutuhan penyaluran, baik untuk program bantuan pemerintah maupun antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri,” jelas Rizal.

Strategi Distribusi Antar Cabang

Selain pengiriman lokal, BULOG Aceh juga menjalankan strategi pengiriman lintas cabang dari beberapa wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan DKI Jakarta. Total rencana pergerakan stok mencapai 1.200 ton, khusus untuk memastikan ketersediaan di dataran tinggi dan daerah dengan tantangan distribusi.

Langkah ini menunjukkan bahwa BULOG Aceh tidak hanya mengandalkan stok di gudang pusat, tetapi juga memperkuat jaringan distribusi agar setiap kabupaten siap menghadapi peningkatan konsumsi selama bulan Ramadan dan Idulfitri.

Kesiapan Menghadapi Lonjakan Konsumsi

Menjelang tradisi Megang dan momen Ramadan, kebutuhan beras biasanya meningkat signifikan. BULOG Aceh telah menyiapkan stok yang mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan atau lonjakan harga.

Dengan strategi ini, BULOG Aceh menegaskan bahwa ketersediaan pangan pokok untuk masyarakat Aceh berada dalam kondisi aman, sekaligus mendukung stabilitas harga dan ketahanan pangan wilayah.

Dukungan Pangan Pokok untuk Semua Lapisan

Tidak hanya beras, BULOG Aceh memastikan minyak goreng juga tersedia dalam jumlah memadai. Ketersediaan 191.428 liter minyak goreng menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan pasokan pangan pokok.

“Ketersediaan beras dan minyak goreng yang mencukupi ini merupakan bagian dari upaya kami memastikan masyarakat Aceh dapat memenuhi kebutuhan pokoknya tanpa hambatan,” tambah Rizal.

Dengan dukungan ini, masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan lebih tenang, tanpa khawatir akan kelangkaan pangan.

BULOG Aceh telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga ketersediaan stok beras dan minyak goreng. Dari pengelolaan CBP, pengiriman lintas cabang, hingga penambahan stok di wilayah rawan bencana, semuanya dilakukan untuk menghadapi lonjakan konsumsi menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Kesiapan ini menjadi bukti bahwa BULOG Aceh memiliki kapasitas dan strategi distribusi yang matang, sehingga masyarakat dapat menikmati momen Ramadan dan Idulfitri tanpa gangguan pasokan pangan pokok.

Terkini